Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor penentu tingkat kesehatan bank terhadap harga saham dan menentukan posisi Dividend Payout Ratio (DPR), apakah berfungsi sebagai mediator dalam pengaruh tingkat kesehatan bank terhadap harga saham atau tidak. Faktor penentu tingkat kesehatan bank yang merupakan variabel independen dalam penelitian ini adalah Loan To Deposit Ratio (LDR), Return On Asset (ROA), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Sedangkan Harga Saham (HS) merupakan variabel dependen dan Dividend Payout Ratio (DPR) sebagai variabel intervening atau variabel perantara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif. Jenis data yang dipakai adalah data sekunder berupa laporan keuangan perbankan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi dalam penelitian ini adalah 46 perusahaan perbankan dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel 11 perusahaan perbankan. Penelitian ini dianalisis menggunakan program Eviews 9.0 Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial dan secara simultan Loan To Deposit Ratio (LDR), Return On Assets (ROA), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Dividend Payout Ratio (DPR). Berbeda dengan pengaruh terhadap harga saham, secara parsial Return On Assets (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Dividend Payout Ratio (DPR) berpengaruh signifikan kecuali Loan To Deposit Ratio (LDR). Secara simultan, semua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Berdasarkan hasil pengujian ini, maka didapatkan hasil analisis jalur, bahwa Dividend Payout Ratio (DPR) bukan merupakan mediator dalam pengaruh faktor penentu tingkat kesehatan bank terhadap harga saham.
Copyrights © 2022