Lentera Nusantara
Vol 2, No 1 (2022): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen - Desember 2022

Kehendak Bebas Bagi Manusia dalam Perspektif Alkitab dan Penerapannya Bagi Gereja Tuhan Saat Ini

Labudo, Basrianiksun (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2022

Abstract

Free will has the meaning of a person's ability to make decisions and act with full control without any coercion from anywhere. Cosmologically, humans have a high level of freedom because the dominant soul pole in humans has the ability to make free self-determination. Theologically free will is God's gift to humans to be distinguished from other creatures. In human free will to be the noblest creation that should be grateful. Humans receive free will from God since he was born but that free will is for the purpose of glorifying God. Man is responsible to God with the freedom inherent in him, if man uses his freedom wrongly he falls into sin. In all things God gives freedom for humans to do something and make their own choices, as long as those choices do not come out of God's law. Man needs to be aware of who he is before God if he is not given freedom. This research is to analyze the concept of free will in relation to the Christian faith and its relevance to contemporary life using the library research method.AbstrakKehendak bebas memiliki pengertian kemampuan seseorang dalam pengambilan keputusan dan bertindak dengan kontrol penuh tanpa ada paksaan dari manapun. Secara kosmologis manusia memiliki level kebebasan yang tinggi sebab kutub jiwa yang dominan dalam manusia berkemampuan melakukan penentuan arah diri yang bebas. Secara teologis kehendak bebas adalah pemberian Tuhan kepada manusia untuk dibedakan dari ciptaan lainnya. Dalam kehendak bebas manusia menjadi ciptaan yang termulia yang harus disyukuri. Manusia menerima kehendak bebas dari Allah sejak ia lahir namun kehendak bebas itu dengan tujuan memuliakan Allah. Manusia bertanggungjawab kepada Tuhan dengan kebebasan yang melekat pada dirinya,  jika manusia salah menggunakan kebebasannya ia jatu dalam dosa. Dalam segala hal Tuhan memberi kebebasan bagi manusia untuk mengerjakan sesuatu dan menentukan pilihan sendiri, sejauh pilihan itu tidak keluar dari hukum Tuhan. Manusia perlu menyadari akan dirinya siapa dia di hadapan Tuhan bila tidak diberikan kebebasan. Penelitian ini bersifat menganalisis konsep kehendak bebas dalam kaitannya dengan iman Kristen serta relevansinya pada kehidupan kekinian dengan menggunakan metode studi pustaka (library research).

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

Lentera

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Jurnal Lentera Nusantara adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STT Kanaan Ungaran. Jurnal Lentera mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen baik hasil penelitian lapangan maupun kajian konseptual yang berkaitan dengan teologi dan Pendidikan Agama Kristen. ...