The miracle for Christianity is vital, fundamental, and integral. Therefore miracles and Christianity a unity that exists together and collapse together. If the miracle is destroyed, Christianity also collapses cannot be saved. Indirectly rejecting miracles is the same as rejecting Christianity too. Actually, Anti Supernaturalism including Sketipcism and Naturalism is a threat that endangers Christianity because always trying in every way to deny miracles. Therefore it is necessary to observe the group to mapping and overcome. Finally, the author tries to prove philosophically and historically that miracles are factually real that cannot be denied. Everyone is only in the position of acknowledging or rejecting but cannot prove that miracles are not factual historically. AbstrakMujizat bagi kekristenan bersifat vital, fondamental dan integral. Oleh karena itu mujizat dan kekristenan merupakan kesatuan yang eksis bersama dan runtuh bersama. Jika mujizat berhasil dihancurkan maka kekristenan kolaps tidak selamat. Secara tidak langsung penolakan terhadap mujizat adalah sama halnya penolakan terhadap kekristenan. Paham Anti Supernaturalisme termasuk di dalamnya Skeptisme dan Naturalisme merupakan ancaman yang membahayakan terhadap kekristenan karena selalu berusaha dengan segala cara untuk menyangkal mujizat. Atas dasar situasi itu maka sangat perlu dilakukan observasi terhadap kelompok tersebut untuk tujuan pemetaan dan membangun perlawanan. Di samping itu penulis juga merasa perlu adanya pembuktian secara filosofis dan historis bahwa mujizat adalah peristiwa faktual yang tidak bisa disangkal. Akhirnya seseorang hanya bisa berada pada posisi mengakui atau menolak tetapi tidak pernah bisa membuktikan mujizat bukan fakta sejarah.
Copyrights © 2021