Latar belakang: Prevalensi nyeri di ruangan ICU dari hasil penelitian Wahyuningsih (2017) pada 66 pasien kritis dewasa yang terpasang ventilator mekanik menunjukkan sebagian besar mengalami nyeri berusia 18-40 tahun sebanyak 23,3%, usia 41-60 tahun sebanyak 38,3%, lebih dari 60 tahun sebanyak 38,8%, dengan didominasi pada jenis kelamin laki-laki sebanyak 66,7% sedangkan pada perempuan 33,3%. Metode: Pencarian jurmal dilakukan secara elektronik dengan beberapa database, seperti Google Scholar, Pubmed. Keyword yang digunakan adalah pain/ nyeri, Assesment/penilaian, dan CPOT, serta efektifitas. Tujuan: Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui Efektifitas pekajian nyeri CPOT pada Pasien Kritis dengen Ventilasi Mekanik. Hasil: Terdapat efektifitas pengkajian dengan menggunakan instrument CPOT terhadap pengkajian nyeri pada pasien yang menggunakan ventilator mekkanik di ruangan ICU. Kesimpulan: Pengkajian nyeri dengan menggunakan instrument CPOT efektif dalam menilai nyeri pada pasien di ruangan ICU. Kata Kunci: Penilaian nyeri, Critical Pain Observasional Tool, Pasien Kritis, Ventilasi Mekanik
Copyrights © 2022