Al-Ahkam
Volume 25, Nomor 1, April 2015

PROBLEMATIKA DAN PROSPEK WAKAF PRODUKTIF DI INDONESIA

Muntaqo, Firman ( Universitas Sriwijaya Palembang)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2015

Abstract

Paper ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis problematika serta pros-pek perwakafan di Indonesia, utamanya pasca lahirnya Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 tentang Wakaf. Analisis terhadap problematika perwakafan terfokus pada manaje-men dan pengelolaan harta wakaf oleh lembaga wakaf yang masih tradisional dan jauh dari orientasi produktif sebagaimana yang diinginkan Undang-Undang Wakaf. Proble-matika ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal, seperti: Kurangnya sosialisasi tentang fiqh wakaf maupun peraturan perundangan; manajemen wakaf yang setengah hati, per-soalan komitmen nadzir, lemahnya sistem pengawasan kelembagaan, dan permasalah-an pendanaan. Lahirnya undang-undang wakaf diyakini sebagai terobosan awal yang memiliki  arti  signifikan  dan  strategis  dalam  rangka  memperkuat  prospek  lembaga perwakafan di Indonesia menjadi lebih baik. Hal itu setidaknya ditemukan dari beberapa indikator  dalam  undang-undang  wakaf,  yaitu:  pemikiran  progresif  tentang  wakaf produktif,  penguatan  kelembagaan  wakaf  secara  nasional,  penataan  administrasi manajemen wakaf, dan penegakan hukum perwakafan.***This paper aims to describe and analyze the problems and prospects of endowments (perwakafan) in Indonesia, mainly related to the enactment of Law No. 40 of 2004 on Waqf. An analysis of the problems focused on management of waqf properties by waqf institutions that are still traditional and far from productive orientation. The problems on waqf management are triggered by several things, such as: Lack of socialization on fiqh waqf and regulations about waqf from the state; not seriusly management of waqf, the issue of nadzir commitment, weak institutional monitoring system, and problems of funding. The enactment of the Law of Waqf believed to be the initial breakthrough has strategic and significant meaning in order to strengthen the better prospects of waqf institutions in Indonesia for tomorrow. It was at least found on some of the indicators in the Law of Waqf, namely: progressive thinking about productive waqf (cash  waqf), institutional strengthening on waqf, structuring the management of waqf administration, and law enforcement of waqf.***Keywords: Wakaf, UU No. 41 Tahun 2004, pemberdayaan masyarakat, nadzir

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

ahkam

Publisher

Subject

Religion Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Al-AHKAM; is a peer-reviewed journal published by the Faculty of Sharia and Law, Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang in collaboration with the Indonesian Consortium of Shariah Scholars (KSSI). Al-AHKAM focuses on Islamic law with various perspectives. This journal, serving as a forum for ...