Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis variabel literasi keuangan dan pembelajaran tata kelola keuangan keluarga terhadap ketahanan keuangan pada sebuah keluarga. Ide dan gagasan penelitiam ini diambil; dari hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan, OJK tahun 2016. Sampel yang digunakan berjumlah 100 responden dengan jenis pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode survey melalui kuesioner. Urutan pengujiam data dimulai dari uji validitas dan reliabilitas serta melakukan serangkaian uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas data, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastiditas untuk mendapatkan syarat Best Linear Unbiased Estimator ( BLUE) sebelum akhirnya digunakan uji regresi berganda dalam menjawab hipotesis yang diajukan. Terdapat tiga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Hasil uji hipotesis pertama yang menyatakan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel ketahanan keuangan keluarga, diterima dengan tingkat signifikansi 0.013. Demikian halnya untuk hasil uji hipotesis yang kedua yang menyatakan bahwa pembelajaran keuangan keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap ketahanan keuangan keluarga, diterima, dengan tingkat signfikansi 0.000. Sementara untuk kajian terhadap hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa literasi keuangan dan pembelajaran tata kelola keuangan keluarga secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ketahanan keuangan keluarga, hipotesis ini diterima, dengan tingkat signifikansi 0.000.
Copyrights © 2022