AbstrakTujuan – Penelitian ini menganalisis kesuksesan implementasi SIMAK-BMN dalam pengendalian internal barang milik negara di Balai Bahasa Yogyakarta menggunakan Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean (2003) dan Dukungan Eksekutif. Metode penelitian – Deskriptif kualitatif menggunakan metode pengumpulan data meliputi kuesioner, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Peneliti menyebar 35 kuesioner sebagai sampel. Wawancara semi terstuktur dilakukan pada 3 narasumber yaitu operator, verifikator dan validator. Dokumentasi terkait Laporan CRMN Ekstrakomptabel, dan Laporan CRBMN Intrakomptabel, Lembar Disposisi, dan Berita Acara Rekonsiliasi. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas pelayanan, dukungan manajemen puncak, kepuasan pengguna dan faktor manfaat bersih sangat mempengaruhi kesuksesan implementasi SIMAK-BMN, sedangkan faktor penggunaan cukup mempengaruhi kesuksesan implementasi SIMAK-BMN. Selain itu, SIMAK-BMN sebagai sistem yang fleksibel. User SIMAK-BMN, dukungan manajemen puncak dan organisasi Balai Bahasa Yogyakarta dalam tahap belajar dan membangun strategic assets. Originalitas – Salah satu fokus utama dalam penelitian ini adalah kesuksesan implementasi SIMAK-BMN dalam pengendalian internal barang milik Negara dengan menggabungkan dua teori dasar yang digunakan sebagai pedoman penelitian yaitu Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean (2003) dan Dukungan Eksekutif.
Copyrights © 2020