Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan aliansi strategis untukmendapatkan keunggulan kompetitif dan menentukan faktor-faktor penghambatoptimalisasi pelaksanaan aliansi strategis yang dilakukan SP Alumunium.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan studi pustakauntuk mendapatkan data. Penelitian ini menggunakan konsep tahapan aliansistrategis untuk mendapatkan keunggulan bersaing untuk menilai optimalisasialiansi strategis yaitu, tahap pembentukan, tahap operasional, dan tahap evaluasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aliansi strategis belum optimal dalammemberikan keunggulan bersaing bagi SP Alumunium. Bantuan produksi mitrabelum membantu SP Alumunium dalam memenuhi 100% pesanan dari distributordan masih banyak produk dari mitra yang tidak sesuai dengan kualitas SPAlumunium. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yaitu:tidak adanya kesepakatan tertulis (kontrak), tidak adanya perencanan produksiinternal yang berdampak pada perencanaan pemesanan kepada mitra, rendahnyakomptetensi mitra, tidak adanya penilaian kinerja dan sistem insentif ataupenghargaan, dan komunikasi yang tidak rutin
Copyrights © 2018