Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik inovasi difusi pada pengoperasian eprocurement di rumah sakit jiwa Grhasia Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan domainpengetahuan yang terdapat teori inovasi difusi. Domain tersebut meliputi keuntungan relatif,kompleksitas, kompatibel, dan keandalan pencermatan. Aktivitas terkait domain tersebut diantaranya pengoperasionalan e-procuremen melalui e-catalog kemudian dilanjutkanmenggunakan e-purchasing. Hasil penelitian ini menunjukkan Keuntungan relatif padapengoperasionalan e-procurement yaitu efisien yang diwujudkan dalam kemudahan dalampengadaan obat. Harga lebih murah dibandingkan yang tidak melalui e-procurement.Kesesuaian merupakan tingkat keserasian dari inovasi. Kompelsitas menjelaskan mengenaitingkat kerumitan inovasi untuk diadopsi. Kekuatan pencermatan menjelaskan tingkatpenggunaan inovasi, dapat dilihat oleh orang lain. Penggunaan e-procurement merasa lebihmurah, informasi sudah tersedia dan diunggah oleh ULP. Bagi pihak yang melakukanperencanaan obat, sistem e-procurement sudah cukup menyajikan informasi yang lengkap.Pihak pengguna juga meyakini kebermanfaatan dari sistem e-purchasing. Selain itu,kebermanfaatan dari e-purchasing untuk memonitor posisi paket serta sebagai acuan melihatkinerja dari rekanan. Namun demikian, masih ada beberapa kendala dalam sistem epurchasing.
Copyrights © 2018