Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis penatausahaan aset tetapkendaraan dinas melalui sistem informasi manajemen barang milik daerah danpenyebab permasalahan aset tetap kendaraan dinas pada Badan PengelolaKeuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Jayapura berdasarkan PeraturanMentri Dalam Negeri No. 17 Tahun 2007. Penelitian ini dilakukan menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study) deskriptif. Teknikpengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Datadianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaianpenatausahaan aset tetap kendaraan dinas meliputi pembukuan, inventarisasi danpelaporan melalui sistem informasi manajemen barang milik daerah sebesar 70%sehingga termasuk dalam kriteria “sesuai”. Penyebab permasalahanpenatausahaan aset tetap kendaraan dinas melalui sistem informasi manajemenbarang milik daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset DaerahPemerintah Kota Jayapura ditinjau dari 5 (lima) sisi, yaitu sisi administrasi,keuangan, birokrasi, sumber daya manusia, dan sistem informasi. Penyebab sisiadministrasi yaitu ketidaklengkapan dokumen dan ketidakjelasan temuan dalampenghapusan, penyebab sisi keuangan, yaitu keterbatasan anggaran, pelimpahandan penyelewengan anggaran biaya pemeliharan, penyebab sisi birokrasi, yaituketiadaan payung hukum, keterbatasan tanggung jawab BPKAD, pengadaankendaraan dinas yang tidak terpusat, penyebab sisi sumber daya manusia yaitutingkat mutasi pegawai dan keterbatasan sumber daya manusia, dan penyebab sisisistem informasi, yaitu sistem “SIMDA BMD” yang digunakan masih bersifat offline dan belum terintegrasi dengan bagian keuangan BPKAD
Copyrights © 2018