Penelitian ini menginvestigasi penerapan sistem informasi manajemen keimigrasian (SIMKIM) di Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta. Penelitian ini menjadi penting karena SIMKIM sudah diterapkan lebih dari lima tahun sehingga diperlukan evaluasi. Dalam konteks ini, evaluasi penerapan SIMKIM pada penelitian ini menggunakan model Delone dan Mclean dengan Information system continuence. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study) melalui pengumpulan data dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik penentuan informan yang digunakan dalam penelitian ini ialah purposive sampling. Hasil analisis dari model Delone dan Mclean dengan Information system continuence menunjukan bahwa secara keseluruhan penerapan SIMKIM di Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta telah membantu operasional manajemen dalam melaksanakan fungsi keimigrasian. Namun, pada penerapan SIMKIM masih belum optimal hal ini disebabkan oleh masih terdapat kendala dari sistem itu tersendiri seperti kecepatan akses dan faktor eksternal seperti data kependudukan yang belum tersedia.
Copyrights © 2017