Tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh reward, penalaran moral dan kekuatan retaliasi terhadap kecenderungan individu dalam melakukan whistleblowing. Selain itu, peneliti juga mengobservasi dan menguji secara empiris mengenai pengaruh emosi negatif dalam bentuk rasa bersalah dan rasa malu terhadap kecenderungan individu dalam melakukan whistleblowing. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan tetap di PT PLN (Persero) Area Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan instrumen kuesioner. Kuesioner didistribusikan kepada 70 karyawan tetap. Semua kuesioner yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan regresi berganda. Hasilnya, penelitian ini memberi bukti empiris yaitu reward, penalaran moral, retaliasi, dan rasa bersalah berpengaruh dan signifikan terhadap kecenderungan individu untuk melakukan whistleblowing, sedangkan rasa malu tidak berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan individu untuk melakukan whistleblowing.
Copyrights © 2015