INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
Vol 5, No 1 (2017): INPAFI

PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA

Asister Siagian (FKIP Universitas HKBP Nomensen)
Muktar B Panjaitan (FKIP Universitas HKBP Nomensen)



Article Info

Publish Date
11 Jul 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui apakah ada perbedaan model pembelajaran inkuiriĀ  terbimbing dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Sampel dalam penelitian ini dilakukan secara random sampling sebanyak dua kelas, dimana kelas pertama sebagai kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas kedua sebagai kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk uraian sebanyak 4 soal yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dalam hal ini keterampilan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik dari pembelajaran konvensional.Kata Kunci: inkuiri terbimbing, konvensional, dan keterampilan berpikir kritis

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

inpafi

Publisher

Subject

Physics

Description

Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh ...