Pendahuluan: Pekerja transportasi umum yang sering bekerja mencapai 8-15 jam perhari akan menghabiskan waktu dengan duduk sepanjang hari terutama menghabiskan banyak waktu di mobil dan motor yang sangat rentan terjadi gangguan Muskuloskeletal. Lamanya waktu aktivitas kerja mengharuskan seorang pengendara transportasi umum mempertahankan posisi berkendara yang statis yang dapat menimbulkan keluhan pada sistem muskuloskeletal. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimen, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi analitik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan model purposive sampling. Analisa data pada penelitian ini dilakukan untuk melihat keluhan neck pain dan distribusi faktor individu (usia dan lama kerja). Uji analisis data berupa analisis univariat dan bivariat dengan kendall’s tau-b. Hasil: uji korelasi kendall’s tau-b bahwa nilai signifikansi antara variabel Lama kerja dan kategori nyeri leher (NDI) adalah sebesar 0,042 < 0,05, tingkat kekuatan hubungan antar variabel lama kerja dan nyeri leher adalah sebesar 0,351. Kesimpulan: Hasil penelitian ini adalah adanya hubungan lama kerja dengan keluhan nyeri leher secara signifikan, serta diperoleh hubungan Korelasi antara lama kerja dengan keluhan nyeri leher adalah cukup. Kata kunci: Lama kerja, Neck pain, Ojek online
Copyrights © 2022