Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui seberapa jauh perlakuan dan dampak bullying berkelompok di sekolah dasar tersebut. Perlakuan bullying dilingkungan sekolah dapat menciptakan susasana lingkungan yang kurang mendukung terhadap perkembangan siswa, baik dalam bidang akademik maupun bidang social. Apalagi perlakuan bullying yang dilakukan secara berkelompok, akan berdampak besar dibandingkan dengan bullying individual. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode Penelitian ini dipilih karena untuk memudahkan pengumpulkan data kejadian pada latar dan individu dengan alasan yang jelas serta apa adanya tidak dibuat-buat atau holistik. Kesimpulan dari hasil penelitian di Sekolah Dasar Negeri Wangunwati kecamatan Karangnunggal, guru-guru belum mengetahui adanya tindakan perilaku bullying yang dilakukan secara berkelompok di dalam kelas anak didiknya. Setelah diteliti telah ditemukan korban dan pelaku bullying. Korban bullying merasa tidak diinginkan dan ditolak oleh teman-teman dikelasnya. Sedangkan pelaku bullying berkelompok melakukan bullying dengan cara bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental. Namun yang sering muncul adalah perlakuan bullying verbal dan mental (Pisikologi) yang mengakibatkan dampak buruk untuk kedepannya.
Copyrights © 2021