Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan tetes tebu pada pembuatan silase daun rami dataran rendah dan rumput gajah terhadap kadar bahan kering dan bahan organik. Materi yang digunakan yaitu daun rami dataran rendah, rumput gajah, dan tetes tebu. Metode penelitian yanyg digunakan adalah experimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) pola searah. Perlakuan terdiri dari T.P0 (rumput gajah + 5% tetes tebu), T.P1 (rumput gajah + daun rami dataran rendah (1:1) + 5% tetes tebu), dan T.P2 (daun rami dataran rendah + 5% tetes tebu), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan rataan bahan kering adalah silase T.P0: 20,88 ± 0,85%; T.P1: 27,20 ± 0,39%; dan T.P2: 34,78 ± 0,74% (P<0,01); serta nilai rata-rata bahan organik silase T.P0: 84,54 ± 0,99%; T.P1: 77,67 ± 0,26%; dan T.P2: 77,24 ± 0,70% (P<0,01). Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penambahan tetes tebu pada silase daun rami dataran rendah dan rumput gajah memberikan pengaruh nyata terhadap kadar bahan kering dan bahan organiknya. Kadar bahan kering terbaik pada perlakuan T.P2 (silase daun rami dataran rendah + tetes tebu) dan kadar bahan organik terbaik pada perlakuan T.P0 (silase rumput gajah + tetes tebu).
Copyrights © 2025