Pandemi COVID-19 berdampak pada segala sektor kehidupan termasuk sektor pendidikan kesehatan. Mahasiswa profesi ners merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami masalah ini. Paparan stres dan kecemasan jangka panjang dan tak terkendali pada mahasiswa ners dapat berdampak negatif pada kesehatan, penurunan konsentrasi, masalah dalam pengembangan identitas professional, kehilangan motivasi, dan ancaman drop out selama masa pendidikan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan manajemen stres pada mahasiswa ners. Salah satu program yang dapat dilakukan adalah Stress Management and Religious Therapy (SMART). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi SMART terhadap stres dan kecemasan mahasiswa ners pada masa pandemic covid-19. Metode Penelitian ini adalah menggunakan desain penelitian yang adalah quasi experimental pre-post test with control group dengan intervensi SMART. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian adalah Pandemic-Related Perceived Stress Scale of COVID-19 (PPSS) dan Covid-19 Anxiety Scale (CAS). Data yag didapatkan dianalisis menggunakan paired t test, wilcoxon dan mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang mendapat terapi SMART dan terapi nafas dalam keduanya mengalami penurunan skor stress dan kecemasan. Hasil perbandingan antar kelompok menunjukkan bahwa kelompok dengan terapi SMART memiliki penurunan skor stress dan kecemasan yang lebih signifikan dibandingkan dengan keompok terapi nafas dalam.
Copyrights © 2023