Salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang berasal dari bagian bunganya adalah Kenanga (Cananga odorata).Minyak atsiri kenanga dapat digunakan sebagai antibakteri.Antibakteri digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit diantaranya yaitu infeksi.Staphylococcus aureus adalah mikroorganisme flora normal yang banyak berada di kulit dan jika tumbuh berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti selulitis, impetigo, bisul dan jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas konsentrasi minyak atsiri bunga kenanga (Canangium odoratum Baill) yang dibuat sediaan gel sebagai antibakteri dengan konsentrasi minyak atsiri 1%, 5% dan 7%. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimental yaitu melakukan percobaan dan pengamatan pada objek yang sedang ditetili.Uji stabilitas yang digunakan adalah metode Cyling Test. Sediaan gel disimpan pada suhu 40dan 450.Dari evaluasi sediaan diperoleh hasil gel memenuhi syarat dari organoleptis, uji pH, uji daya sebar, uji sineresis.Dari hasil uji stabilitas diperoleh hasil sediaan gel minyak atsiri bunga kenanga stabil dalam penyimpanan 12 hari (6 siklus).
Copyrights © 2019