Pravalensi anemia di dunia masih mencapai 41,8% dan 11,9% di Indonesia. Anemia adalah suatu penyakit kekurangan sel darah merah. Pada ibu hamil anemia di sebabkan oleh kekurangan nutrisi atau defisiensi mikronutrion (besi, folat, dan vitamin B12, vitamin C). Ibu hamil dapat mengalami kegugura, cacat bawaan, berat badan bayi lahir rendah (BBLR) apabila kekurang zat besi. Di Indonesia pravelensi anemia masih tinggi dan banyak di temukan efek keguguran (10,2%), prematuritas (4,3%) dan retardasi pertumbuhan (7,8%). Oleh karna itu keikutsertaan petugas kesehatan, kader dan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen vitamin dan makanan itu penting. Dengan review artikel ini dapat mengetahui pengaruh pemberian suplemen vitamin pada ibu hamil serta pemantauan minum obat berdasarkan hasil dari penelitian terdahulu. Menggunakan metode literature riview bersifat deskriptif terhadap beberapa artikel nasional dengan menggunakan media elektronik data based yaitu Google Scholar, PubMed, Scien Direct yang dibatasi 10 tahun terakhir yaitu (2011-2022). Dari 10 artikel yang digunakan sebagai literature didapat hubungaan yang signifikan antara pengaruh pemberian suplemen, pemantauan minum obat serta, pencegahan anemia pada kehamilan. Tenaga kesehatan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam memberikan konseling tentang suplemen vitamin pada kehamilan, dan ibu hamil hal ini di harapkan untuk dapat meningkatkan kesadaran diri ibu hamil untuk patuh minum suplemen dan vitamin selama kehamilan.
Copyrights © 2022