Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi menganalisa kelebihan, kelemahan dan penyebab kelemahan pada setiap variabel yang ada pada test TOEFL, khususnya bahagian tata bahasa. Penelitian ini bertujuan memberi kontribusi baik bagi mahasiswa maupun dosen dalam merancang pengajaran tata bahasa, terutama kelas Advanced Grammar yang mempelajari tes tata bahasa pada TOEFL. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan terbesar mereka terletak pada variabel agreement (81.73% tingkat kebenaran). Sedangkan kelemahan terbesar yang dihadapi oleh sampel adalah pada variabel auxiliary verb (30.76% tingkat kebenaran). Ditemukan bahwa False concept hypothesized merupakan penyebab utama kelemahan sampel pada kemampuan tes tata bahasa TOEFL. Maksudnya adalah mahasiswa salah dalam memahami konsep bahasa target yang mereka pelajari.
Copyrights © 2015