Inovasi pelayanan public menjadi sesuatu keharusan yang dilakukan oleh pemerintah saat ini demi menjawab kebutuhan masyarakat dalam pelayanan. Maka dari itu tidak heran jika setiap pemerintah daerah melalui dinas terkait dituntut untuk membuat sebuah Inovasi, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Tegal dengan istilah Saklar (Sadina Kelar). Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan Inovasi Saklar di Kota Tegal dalam membantu masyarakat dalam pelayanan perizinan. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara secara terstruktur dan menadalam kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan meskipun Inovasi sudah berjalan beberapa tahun namun ternyata masih saja ada kenadala yang dihadapi seperti; 1) Pemahaman masyarakat yang masih kurang perihal perizinan; 2) Pembatasan cluster pada pelayanan Saklar; 3) Loket informasi, pendaftaran, penerimaan, penyerahan, serta loket pengaduan masih disatukan; 4) perubahan besar pada alur kerja.
Copyrights © 2022