Masyarakat Betawi menggunakan leksikon flora dan fauna dalam pribase kate sebagai metafora yang melambangkan makna tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk interpretasi metafora konseptual flora dan fauna yang terdapat dalam peribahasa bahasa Betawi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pengumpulan data melalui metode simak. Data penelitian diperoleh dari Kamus Ungkapan dan Peribahasa Betawi karya Abdul Chaer yang dicetak pada tahun 2009. Data yang sudah ditemukan diklasifikasikan sesuai kebutuhan penelitian. Data yang sudah diklasifikasikan kemudian dianalisis dengan menggunakan teori metafora konseptual Kovessces pada semantik kognitif.Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 12 konseptualisasi flora dan fauna dalam peribahasa Betawi, yaitu (1) konseptualisasi rejeki dan hasil (durian); (2) konseptualisasi usia (bungsil-kelapa); (3) konseptualisasi keadaan (anak ayam); (4) konseptualisasi tindakan (anak buaya); (5) konseptualisasi sifat (kacang); (6) konseptualisasi keburukan (mulut buaya-mulut macan); (7) konseptualisasi tujuan atau keinginan (udang); (8) konseptualisasi kehidupan (kodok); (9)konseptualisasi hubungan manusia (jahe); (10) konseptualisasi perbedaan (padi); (11) konseptualisasi kebebasan (kuda); dan (12) konseptualisasi dampak (cabai). Kata kunci: Bahasa Betawi, metafora, semantik kognitif
Copyrights © 2023