Penelitian ini bertujuan menganalisis dukungan sosial dan komitmen afektif peran modal psikologi sebagai vairabel intervening. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Equational Modelling (SEM) PLS. Sampel yang diambil sebanyak 65 pegawai Puskesmas Tambusai dan Puskesmas kepenuhan hulu Kabupaten Rokan Hulu, dengan instrument penelitian merupakan kuesioner. Pengaruh dukungan sosial berpengaruh posiif dan signifikan terhadap komitmen afektif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin tinggi pula komitmen afektif pegawai puskesmas. Hubungan antara dukungan sosial organisasi pada komitmen afektif adalah konsep timbal balik dan pertukaran sosial. Pengaruh modal psikologis terhadap komitmen afektif diketahui bahwa nilai T statistik hubungan antara modal psikologis terhadap komitmen afektif adalah sebesar 5,885. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa nilai T statistik > 1,96. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan modal psikologis terhadap komitmen afektif.
Copyrights © 2022