Keaktifan siswa sangat rendah dan siswa hanya menunggu guru memberikan tugas yang kemudian didiskusikan dengan pola monoton. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar agama hindu pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 15 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan, observasi, dan metode tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS pada siswa kelas VI dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1075, rata-rata 72, daya serap 72%, ketuntasan belajar 73%) dan siklus II (jumlah 1215, rata-rata 81, daya serap 81%, ketuntasan belajar 93%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 20%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar agama Hindu. Implikasi penelitian ini diharapkan siswa dapat dengan mudah memahami materi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS).
Copyrights © 2023