Rendahnya prestasi siswa khusus bidang agama Hindu dapat berdasarkan nilai tes Ulangan Harian (UH) untuk kelas V. Khusus materi agama Hindu, menunjukkan bahwa baru sekitar 61% siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dari 75 KKM yang ditetapkan. Hal ini menyebabkan siswa perlu meningkatkan pelaksanaan pembelajaran. Kenyataan ini menunjukkan bahwa sebenarnya masih perlu ada upaya-upaya yang harus dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas V SD melalui penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dengan jumlah siswa yang beragama Hindu 13 orang. Metode pengumpulan data dengan metode tes. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dari prasiklus rata-rata 67,69 dan persentase ketuntasan 23,08% dan rata-rata pada siklus I menjadi 74,62 dengan ketuntasan klasikal 69,23%, dan siklus II rata-rata menjadi 80,77 berada pada dengan ketuntasan klasikalnya 92,31%. Implikasi penelitian ini diharapkan guru tetap menerapkan model pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif.
Copyrights © 2023