Pendidikan sangat dibutuhkan bagi anak-anak untuk mencapai kesejahteraan sosialnya. Tak terkecuali anak-anak yang kurang beruntung baik dalam segi fisik maupun mental. Namun kenyataan di lapangan, anak-anak yang kurang beruntung dan berkebutuhan khusus menjadi anak yang dapat dikatakan mendapat pengecualian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kepuasan public tentang birokrasi pendidikan inklusif beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Bandung. Kebijakan pemerintah tentang bergulirnya pendidikan inklusif, adalah sebagai dukungan tentang pentingnya pendidikan bagi semua anak tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus (ABK). Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan sosial anak penyandang Disabilitas. Pendidikan inklusi merupakan model pendidikan yang memberi kesempatan bagi siswa yang berkebutuhan khusus untuk belajar dengan melibatkan keberadaan mereka bergabung di sekolah-sekolah umum baik regular maupun swasta. Dalam hal ini bagaimana pemerintah setempat dan lembaga-lembaga sekolah, bagaimana sepenuhnya merealisasikan pendidikan inklusif berjalan di lapangan sesuai dengan falsafah “education for all” terselenggara dengan baik, sehingga anak berkebutuhan khusus dapat diterima dan dapat mengenyam pendidikan yang sama dengan peserta didik lainnya.
Copyrights © 2023