Penelitian ini bertujuan untuk menguji efisiensi pasar bentuk lemah pada sektor farmasi dan telekomunikasi di pasar modal Indonesia selama periode tahun 2017-2020 (1 Januari 2017 – 30 Desember 2020) dan periode Covid-19 tahun 2020 (1 Januari 2020 – 30 Desember 2020). Penelitian ini menggunakan data harga penutupan saham harian. Uji statistik menggunakan uji normalitas Jarque-Bera, uji autokorelasi Ljung Box untuk menguji dependensi serial, run test dan Augmented Dickey Fuller (ADF) untuk menguji random walk hypothesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor farmasi dan telekomunikasi adalah efisien dalam bentuk lemah selama periode penelitian. Penelitian ini memberikan saran kepada investor yang akan berinvestasi dan bagi peneliti selanjutnya..
Copyrights © 2023