Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Studi efisiensi pasar bentuk lemah pada pasar modal indonesia: sebelum dan sesudah covid 19 Ahmad Juliana; Muhammad Tharmizi Junaid; Nia Yuniati; Aan Digita Malik
AKUNTABEL Vol 20, No 1 (2023): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.498 KB) | DOI: 10.30872/jakt.v20i1.12894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efisiensi pasar bentuk lemah pada sektor farmasi dan telekomunikasi di pasar modal Indonesia selama periode tahun 2017-2020 (1 Januari 2017 – 30 Desember 2020) dan periode Covid-19 tahun 2020 (1 Januari 2020 – 30 Desember 2020). Penelitian ini menggunakan data harga penutupan saham harian. Uji statistik menggunakan uji normalitas Jarque-Bera, uji autokorelasi Ljung Box untuk menguji dependensi serial, run test dan Augmented Dickey Fuller (ADF) untuk menguji random walk hypothesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor farmasi dan telekomunikasi adalah efisien dalam bentuk lemah selama periode penelitian. Penelitian ini memberikan saran kepada investor yang akan berinvestasi dan bagi peneliti selanjutnya..
Improving the quality of sustainability reports through the influence of company size, leverage, company age, media visibility, and profitability Ahmad Juliana; Ahmad Alfiannur
AKUNTABEL: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol 20, No 2 (2023): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jakt.v20i2.13305

Abstract

Companies now convey their social, environmental, and economic performance to stakeholders using sustainability reporting as a key tool. The goal of this study is to examine how factors such as corporate size, leverage, age, media exposure, and profitability affect how much information about sustainability reports is disclosed. The case study for study focuses on businesses that are included in the LQ45 index. Secondary data analysis is used in the quantitative research process. Sustainability reports and financial information that is readily available for a particular period make up the data used. The dependent variable (degree of sustainability report disclosure) and the independent factors (business size, leverage, firm age, media visibility, and profitability) are compared using regression analysis. The results of this study should aid in understanding the variables affecting the degree of sustainability report disclosure among LQ45 index companies. The application of this study suggests that businesses can improve the caliber of their sustainability reports by taking into account the aforementioned factors.
The Process of Making Investment Decisions for Teachers in the City of Tarakan Malik, Aan Digita; Ahmad Juliana; Junaid, Muhammad Tharmizi; Oktavianti, Alma Dwi
International Journal of Management and Digital Business Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/ijmdb.v2i1.556

Abstract

Low financial literacy and one's past behavior regarding finances that occurred among high school teachers in the city of Tarakan. The purpose of this study is the influence of past behavior variables, subjective norms, and financial literacy on investment decision making. In this study using descriptive quantitative methods that describe, explain, and describe a phenomenon. The technique used is through the distribution of questionnaires to respondents where in this study using primary data. The data analysis method used in the validity and reliability tests is using SEM, the normality test is using AMOS, the Autocorrelation test is using Durbin-Watson (DW test) through SPSS Software, the t test is using SPSS Software. The results showed that 1) past behavior and attitudes have a positive effect on investment decision making, 2) subjective norms have a positive effect on individuals to invest in the capital market, 3) financial literacy has a positive effect on decisions to invest in the capital market. The conclusions in this study are that 1) the better past behavior the better in deciding to, 2) the higher the subjective norm, the greater the desire to invest in the capital market, and 3) the higher the level of financial literacy carried out by an individual , it will be better in behaving and controlling his behavior to invest.
Analisis Pengaruh Literasi Keuangan, Pendapatan, dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Keuangan Pada Karyawan Rumah Sakit Umum Daerah dr.H.Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara Endah Novita Sari; Ahmad Juliana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/2qc4p882

Abstract

Kemampuan individu dalam mengelola keuangan secara bijak menjadi keterampilan penting di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pendapatan, dan gaya hidup terhadap perilaku keuangan karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik non-probability sampling dan melibatkan 315 responden dari total 1.492 karyawan. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, sementara gaya hidup tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peningkatan literasi keuangan di kalangan karyawan sebagai upaya memperbaiki pengelolaan keuangan pribadi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah untuk merancang program edukasi keuangan yang terstruktur guna meningkatkan kesejahteraan finansial karyawan serta mendukung stabilitas organisasi secara keseluruhan.
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW DENGAN METODE PRISMA: MANAJEMEN LABA RIIL Asdiansyah; Ahmad Juliana
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1206

Abstract

Tujuan: Manajemen laba riil (Real Earning Management/REM) adalah bentuk manipulasi laba yang dilakukan melalui keputusan operasional, yang lebih sulit dideteksi dibandingkan dengan metode berbasis akrual. Selama satu dekade terakhir, penelitian mengenai REM telah meningkat secara signifikan, didorong oleh tekanan pelaporan keuangan, masalah tata kelola perusahaan, dan tuntutan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis tren, metode, dan temuan utama dalam penelitian REM yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2025. Metode: Tinjauan literatur sistematis dilakukan dengan menggunakan kumpulan data dari 46 artikel jurnal yang telah diulas yang dikumpulkan dari sumber-sumber website Watase UAKE yang terindeks Scopus tier Q1. Artikel disaring berdasarkan relevansi dengan REM, kejelasan metodologis, dan periode publikasi. Setiap studi dianalisis untuk fokus geografis, variabel, metode analisis, dan kesimpulan utama mengenai faktor penentu dan konsekuensi REM. Hasil: Sebagian besar studi dilakukan di Asia, menggunakan regresi panel atau Generalized Method of Moments (GMM) sebagai metode analisis. Faktor-faktor penentu REM yang utama termasuk struktur kepemilikan, tekanan laba, kualitas audit, dan faktor ESG. Studi juga menunjukkan efektivitas mekanisme tata kelola perusahaan yang tidak konsisten dan menekankan peran faktor kontekstual dan institusional. Kesimpulan: REM tetap menjadi praktik yang konsiten dipengaruhi oleh mekanisme tata kelola internal dan eksternal. Temuan-temuan ini memperkuat teori keagenan sekaligus mengindikasikan semakin pentingnya nilai-nilai etika dan kerangka kerja keberlanjutan dalam mengekang REM. Penelitian di masa depan harus diperluas ke studi komparatif, lintas negara, dan metode campuran untuk lebih memperkaya pemahaman.
Evolving Resource-Based View: A Bibliometric Analysis of Firm Performance Kendra Valentin; Tinik Sugiati; Ahmad Juliana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.15584

Abstract

The Resource-Based View (RBV) has long been a central framework for explaining firm performance heterogeneity, yet its static assumptions have been increasingly challenged by dynamic, digital, and sustainability-driven business environments. This study aims to systematically map the intellectual structure, thematic evolution, and key contributors of RBV research related to firm performance during the 2010–2025 period using a bibliometric approach. Drawing on 114 peer-reviewed journal articles retrieved from the Scopus database, the analysis employs VOSviewer and Bibliometrix to examine publication trends, leading sources, countries, institutions, influential authors, and keyword co-occurrence patterns. The findings reveal a significant resurgence of RBV research after 2018, accompanied by a clear shift from a focus on VRIN resources toward dynamic capabilities, sustainability-oriented resources, human capital, and stakeholder integration. Co-occurrence analysis further highlights the growing prominence of green innovation, ESG, and institutional contexts as strategic resources shaping firm performance. Overall, the study demonstrates that RBV has evolved into a more dynamic, sustainability-oriented, and context-sensitive framework, offering valuable insights for scholars and practitioners seeking to understand competitive advantage in complex and uncertain environments
Mapping Human Capital Research: A 15-Year Bibliometric Analysis Ari Rahayu; Tinik Sugiati; Ahmad Juliana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.15586

Abstract

Teori Modal Manusia (Human Capital Theory/HCT) telah lama diakui sebagai kerangka dasar dalam menjelaskan kinerja perusahaan melalui investasi pada pengetahuan, keterampilan, dan kapabilitas tenaga kerja. Meskipun penelitian empiris mengenai modal manusia telah berkembang luas, evolusi intelektual, struktur tematik, serta diversifikasi konteks kajian ini masih bersifat terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan melakukan analisis bibliometrik selama 15 tahun (2010–2025) terhadap 407 artikel jurnal terindeks Scopus menggunakan perangkat VOSviewer dan Bibliometrix. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan publikasi yang signifikan, terutama setelah tahun 2021, yang mencerminkan perhatian akademik baru seiring transformasi digital dan restrukturisasi ekonomi pascapandemi. Analisis co-occurrence mengidentifikasi tiga klaster tema dominan: (1) keterkaitan modal manusia dengan kinerja perusahaan, (2) integrasi strategis dengan intellectual capital, absorptive capacity, dan inovasi, serta (3) penerapan sektoral dan kontekstual dalam manufaktur, UKM, dan negara berkembang. Temuan ini menegaskan bahwa riset modal manusia telah berkembang dari paradigma produktivitas menuju kerangka multidimensi yang mencakup kapabilitas dinamis dan perspektif keberlanjutan. Secara geografis, China dan Amerika Serikat menjadi kontributor utama, sementara negara berkembang semakin aktif berpartisipasi. Studi ini memberikan sintesis terstruktur serta arah penelitian baru bagi akademisi, manajer, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat investasi strategis modal manusia.
MENJAGA KESEIMBANGAN, MENINGKATKAN KINERJA : MELALUI KEPUASAN KERJA DALAM HUBUNGAN WORK-LIFE BALANCE DAN WORK ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI Lady Mariani Siahaan; Ahmad Juliana
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki fenomena kepuasan kerja di sektor publik, khususnya melalui lensa keseimbangan kehidupan kerja (WLB) dan keterlibatan kerja (WE) dalam kaitannya dengan kinerja karyawan. Pemahaman komprehensif tentang WLB dan WE, bersama dengan efek konsekuensinya pada kinerja karyawan, sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kemanjuran entitas administrasi regional. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif melalui pelaksanaan survei yang menargetkan karyawan di Biro Publik Provinsi Kalimantan Utara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dirancang untuk menilai empat variabel utama: keseimbangan kehidupan kerja, keterlibatan kerja, kinerja karyawan, dan kepuasan kerja sebagai faktor mediasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk mengevaluasi hipotesis yang diajukan dalam penelitian. Temuan menunjukkan korelasi positif yang signifikan secara statistik antara WLB dan kepuasan kerja; Namun, hubungan ini tidak meluas ke kinerja karyawan. Sebaliknya, WE menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja, namun tidak menunjukkan dampak yang patut diperhatikan pada kinerja karyawan. Selanjutnya, baik WLB dan WE ditemukan memberikan efek positif yang signifikan pada kinerja karyawan, dimediasi oleh kepuasan kerja. Implikasi dari hasil ini diantisipasi untuk memberikan wawasan empiris mengenai peran mediasi kepuasan kerja dalam interaksi antara WLB dan WE dalam kaitannya dengan kinerja karyawan, di samping menawarkan pertimbangan praktis bagi pembuat kebijakan sumber daya manusia di sektor publik. Dalam model penelitian tunggal, integrasi variabel WLB dan WE dalam konteks sektor publik, di samping karakteristik geografis, sosial, dan budaya Kalimantan Utara, tidak diragukan lagi mempengaruhi dinamika pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan, sehingga memberikan pemahaman yang bernuansa tentang hubungan rumit di antara variabel.