Saluran peluncur pada bendungan membawa aliran dari ujung hilir saluran transisi sampai peredam energi. Kecepatan aliran yang tinggi dan tekanan yang rendah pada saluran peluncur dapat menimbulkan kavitasi dan aliran getar. Pelimpah memiliki kemiringan curam berisiko terhadap munculnya perilaku hidraulika yaitu kavitasi, kavitasi yang tidak dihilangkan dapat membahayakan permukaan dasar saluran akibat terjadinya gerusan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai indeks kavitasi dan klasifikasi nilai indeks kavitasi. Metode penelitian ini digunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan analisis data sekunder sebagai sumber data utama, dengan cara perbandingan menggunakan data lapangan dengan pemodelan aplikasi HEC-RAS. Hasil nilai indeks kavitasi yang terjadi disaluran peluncur bervariasi setiap bulannya dipengaruhi oleh debit, kecepatan, kedalaman air dan temperatur, dengan cara manual nilai indeks kavitasi terbesar 180,70 terjadi pada bulan Maret debit q5 dan terkecil 4,54 terjadi pada bulan Februari pada debit q350, Untuk cara komputasi nilai indeks kavitasi terbesar 249,42 pada bulan Januari debit Q5, dan terkecil 8,74 pada bulan Februari debit Q350, dan Klasifikasi nilai indeks kavitasi diperoleh bahwa nilai indeks kavitasi lebih besar dari 1 (σ>1) masuk dalam level 1 yang berarti bahwa tidak terjadi aliran negatif atau saluran peluncur masuk dalam kategori aman terhadap kavitasi.
Copyrights © 2023