Jurnal Pendidikan dan Konseling
Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling

Berfikir Kritis dan Penalaran Klinis dalam Pendidikan Kedokteran

Muhammad Ansari Adista (Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala)
Hidayaturrahmi Hidayaturrahmi (Universitas Syiah Kuala)
Juwita Juwita (Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
07 Apr 2023

Abstract

Berfikir kritis adalah seni dalam menganalisis dan mengevaluasi dalam suatu proses berfikir dengan tujuan untuk memformulasikan dan memperjelas tentang suatu hal. Berfikir kritis adalah proses berfikir yang luas untuk menjelaskan alasan dalam ketentuan open-ended dan dengan jumlah solusi yang tidak terbatas. Hal ini juga termasuk membangun situasi dan mendukung alasan atau pendapat untuk membuat suatu kesimpulan. Sebagai seorang dokter, harus mampu menerapkan berifikir kritis dan melakukan penalaran klinis terhadap kondisi pasien yang ditangani. Kemampuan ini harus berdasarkan kepada pengetahuan yang memilki dasar yang dapat dipertanggungjwabkan dan telah terbukti memiliki manfaat untuk pasien. Hal ini terangkum dalam suatu konsep Evidance Based-Medicine yang terdiri dari Patient Values, Clinical Expertise dan Best Research Evidence. Kemampuan ini yang terus dilatih selama menjalani Pendidikan kedokteran mulai dari tahap akademik, hingga Pendidikan tahap profesi di rumah sakit Pendidikan. Kata Kunci: Berfikir kritis, penalaran klinik, Pendidikan dokter

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jpdk

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...