Toleransi beragama perlu ditanamkan dalam sanubari Bangsa Indonesia pada umumnya dan pada masyarakat Desa Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman Yogyakarta. Dalam hal ini peneliti tertarik pada masyarakat yang tinggal Desa Ngransang, Selomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Toleransi dalam pergaulan antar umat beragama bermula dari penghayatan ajaran agama masing-masing. Demi memelihara kerukunan beragama sikap toleransi harus dikembangkan untuk menghindari pertengkaran. Biasanya pertengkaran masyarakat beragama disebabkan oleh perasaan dirinya atau agamanya paling benar, sedangkan orang lain dianggap tidak benar. Negara Indonesia masyarakatnya mayoritas memang beragama Islam, tetapi fakta sejarah mengakui bahwa negeri ini berdiri berdasarkan keanekaragaman suku bangsa, bahasa, agama, dan budaya. Untuk itulah toleransi harus ditanamkan dalam sanubari setiap warga negaranya guna untuk memupuk kebersmaan umat beragama di seluruh Indonesia agar tercapai rasa aman, tenteram, dan damai, tanpa mengurangi rasa kebebasan beragama sesuai yang dianutnya. Dari hasil penelitian ini kerukunan beragama di Desa Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, sejak jaman kemerdekaan hingga kini tetap aman dan damai, tidak pernah bersinggungan sedikit pun di antara pemeluk agama.
Copyrights © 2023