Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian ini adalah mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi yang berjumlah 294 orang menggunakan teknik sampling insidental. Pengukuran menggunakan The Self-regulation Questionnaire (? = 0,952) dan Ryff’s Scale of Psychological Well-Being (? = 0,939). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan positif signifikan antara regulasi diri dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi. Dengan demikian, tercapainya kesejahteraan psikologis oleh mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi, bukan disebabkan oleh faktor regulasi diri yang dimiliki.
Copyrights © 2023