Tulisan ini mencoba untuk melihat bagaimana pengelolaan BUMDes Ketapanrame Kabupaten Mojokerto sebagai BUMDEs terbaik di Jawa Timur, khususnya dengan melihat proses kolaborasi antara pemerintah desa dengan masyarakat (collaborative governance). Metode pencarian data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara , hingga dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa collaborative governance merupakan alternative yang tepat untuk dipilih dalam pengelolaan BUMDes. Kolaborasi mampu menyelesaiakan permasalahan pengelolaan BUMDes yang kebanyakan disebabkan oleh faktor terbatasnya sumber daya. Keberhasilan proses kolaborasi disebabkan oleh beberapa faktor yatu: politicall will dari pemerinath desa sebagai leading sector dan mewujudkan kepemimpinan yang fasilitatif; desain kelembagaan yang baik yang ditunjukkan dengan pembentukan aturan dan prosedur yang jelas melalui MOU; pembentukan struktur organisasi yang jelas dan desentralisasi tugas dan fungsi; transparansi pengelolaan BUMDes dengan membentuk badan pengawas dari masyarakat; serta terakhir adalah kepercayaan publik yang tinggi yang mendorong adanya partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2023