Fenomena Covid-19 menggemparkan seluruh dunia dan telah merubah kehidupan masyarakat sejak akhir tahun 2019. Tingginya kasus yang terjadi di setiap negara pada tahun 2020-2021 membuat pemerintah mengeluarkan beragam kebijakan guna menekan angka positif Covid-19, tidak terkecuali pada bidang pendidikan. Perubahan kegiatan belajar mengajar menggunakan sistem daring adalah salah satu cara untuk menekan kasus Covid-19. Keterbatasan proses pembelajaran secara online memberikan dampak besar terhadap kondisi generasi muda saat ini. Isu ini menjadi salah satu perhatian dan pembahasan pada Sidang Umum PBB ke-76 atau United Nations General Assembly (UNGA) 2021 yang diikuti oleh para pemimpin negara dan pemerintahan, serta undangan diplomatik dari seluruh dunia. BTS yang hadir dan menyampaikan pidatonya pada The Sustainable Delevepment Goals (SDG) Moment di UNGA 2021, berbicara tentang isu lost generation di masa pandemi Covid-19. Pada penelitian ini peneliti akan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes yang menggunakan metode signifikasi dua tahapan yaitu konotasi dan denotasi, untuk mengetahui makna Lost Generation dalam pidato BTS United Nations 2021. Â Hasil penelitian ini menjelaskan tentang fenomena lost learning pada masa pandemi yang dihadapi banyak generasi muda di dunia. Peneliti juga menemukan bahwa adanya optimistik yang disampaikan oleh BTS melalui istilah baru yaitu welcome generation yang akan menggambarkan generasi muda sekarang yang siap menyambut tantangan baru dan bangkit dari kondisi pandemi Covid-19.
Copyrights © 2023