Agribisnis kentang penting sebagai sumber pendapatan petani, kebutuhan ekspor, dan bahan baku industri. Produksi ditentukan oleh jenis, kualitas, dan kuan-titas input produksi, juga kombinasi in-put yang digunakan. Harga input dan harga produksi menentukan efsiensi dal-am agribsinis kentang. Penelitian ini ber-tujuan untuk mendeskripsikan tingkat efisiensi penggunaan input produksi pa-da kondisi riil usahatani, dan kombinasi alaternatif yang membuat sesuatu input tertentu dapat memberi nilai efisiensi yang rasional daripada input yang lain-nya. Hasil analisis data memperlihatkan input produksi yang penggunaannya sudah rasional dalam kondisi riil usaha-tani hanyalah pupuk kandang, pupuk hidro dan pupuk paten kali, dengan nilai elastisitas produksi (1 < Ep < 0). Melalui metode apriori terhadap informasi, di-ketahui bahwa input produksi bibit mem-beri nilai efisiensi teknis yang rasional pada: kombinasi I (bibit, pupuk kandang, pupuk cantik, pupuk hidro, pupuk paten kali, X-TraNil, dan tenaga kerja);.kombi-nasi IV (bibit, pupuk kandang, pupuk hidro, pupuk paten kali, X-TtraNil, dan tenaga kerja); kombinasi V (bibit, pupuk kandang, pupuk hidro, X-TtraNil, dan tenaga kerja). Input produksi pupuk kandang dan pupuk paten kali menyum-bang nilai efisiensi yang rasional pada kombinasi I. Pestisida mantab menyum-bang nilai efisiensi yang rasional pada kombinasi I. Berbagai kombinasi itu menyumbang nilai efisiensi teknis de-ngan elastisitas produksi (1 < Ep < 0).   Dari segi harga, penggunaan input pro-duksi dengan berbagai alternative dan kondisi riil di lapangan semuanya pada kondisi yang tidak rasional, dengan efisiensi (k) > 1.
Copyrights © 2021