Untuk mengetahui keadaan dan masalah belajar yang dialami oleh siswa dan sebagai pedoman untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian analisis kebutuhan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan study literatur, penyebaran angket, serta wawancara. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket respon peserta didik dan panduan wawancara guru Fisika. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran Fisika belum memfasilitasi siswa untuk memaksimalkan ketrampilan berpikir kritisnya. Proses komunikasi yang terjadi selama pembelajaran masih didominasi oleh guru (teacher oriented learning), sehingga interaksi dalam pembelajaran yang diharapkan dapat berlangsung aktif dan interaktif belum tercapai. Dalam pendekatan CTL komponen-komponen pembelajarannya membantu siswa untuk memaksimalkan ketrampilan berpikir kritisnya. Penerapan pendekatan CTL ini akan lebih optimal jika menggunakan media pembelajaran seperti modul.
Copyrights © 2022