Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta adalah salah satu bandara terbesar di Indonesia dengan memiliki 3 terminal utama keberangkatan dan kedatangan serta memfasilitasi penerbangan domestik dan internasional, Bandara internasional soekarno-hatta juga memiliki 3 runway yaitu runway 1 (25L-07L) panjang landasan 3.660 meter, runway 2 (25R-07L) panjang landasan 3.600 meter dan runway 3 (24-06) 3.000 meter. Terdapat peralatan-peralatan airport lighting system yang digunakan sebagai alat bantu visual berfungsi membantu dan melayani pesawat udara yang melakukan tinggal landas, mendarat, dan melakukan pergerakan agar dapat beroperasi pada cuaca yang kurang baik dan malam hari di area runway,taxiway dan apron.Pada penelitian ini penulis menggunakan metode cost benefit analysis (CBA) untuk mengetahui perbandingan biaya dan manfaat antara kedua jenis peralatan lampu runway edge light LED dengan lampu runway edge light halogen. Penelitian ini merupakan studi yang menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakakukan dengan menggunakan data historis dari penggantian sparepart selain itu, dilakukan studi literatur yang sesuai dengan penelitian ini. Objek penelitian adalah lampu runway edge light di bandara internasiona soekarno-hatta, Cengkareng. Melakukan perhitungan daya dari kedua alat lampu runway edge light LED dan lampu runway edge light halogen. Hasil identifikasi unsur biaya (cost) pada peralatan runway edge light LED dan runway edge light Halogen antara lain biaya investasi dan biaya operasional. Hasil identifikasi unsur manfaat (benefit) pada peralatan runway edge light LED dan runway edge light Halogen adalah Anggaran biaya perbulannya, intensitas cahaya, limbah dari perawatan. Perbandingan benefit dan cost dilakukan di runway 2 yang masih menggunakan lampu runway edge light Halogen dengan runway 3 yang beroperasi dari tahun 2019 dengan menggunakan lampu runway edge LED. Perbandingan dibatasi dari beroperasinya lampu runway edge LED terpasang yaitu pada tahun 2019, 2020 dan 2021.
Copyrights © 2023