Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023

PENGARUH OPTIMALISASI SUHU INKUBATOR TERHADAP EMBRIOGENESIS DAN ORGANOGENESIS PADA AYAM (Gallus gallus domesticus) SELAMA 21 HARI INKUBASI

Putri Ayu Ika Setiyowati (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Rieke Dwi Ayuni (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Ayu Dewi Wulandari (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Nur Fatimah Azzahra Azzahra (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Filliana Andalucya (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Salasun Nisa (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Arsanul Khakim (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Syafiq Alfanani (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Imam Hanafi (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
M. Syahrur Ramadhan (Program Studi Biologi, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Lamongan)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2023

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan memahami perkembangan embrio telur ayam, memahami fase-fase perkembangan embrio ayam (Gallus gallus domesticus), mengerti hasil penelitian dari setiap jurnal yang dibahas. Pada alat dan bahan seperti cawan petri, gunting bedah, pisau bedah, incubator, spidol permanen, kamera hp,senter. Bahan yang digunakan yaitu telur ayam (Gallus gallus domesticus). Cara kerja yang dilakukan dengan menyiapkan telur ayam sebanyak lebih dari 21 butir dengan umur 0 hari, untuk menghindari kegagalan pada saat pengamatan. Setelah itu masing masing dari telur diberi nomor dengan spidol permanen dan dimasukkan satu persatu telur ke dalam inkubator pada suhu 29-30 derajat. Pengamatan dilakukan setiap hari selama 21 hari perkembangan telur tersebut. Hasil dari pengamatan ini yaitu terbentuknya tubuh embrio ayam (Gallus gallus domesticus). setiap tahapan perkembangannya, yaitu meliputi  terbentuknya lipatan-lipatan tubuh sehingga tubuh embrio sudah hampir terpisah dari kuning telur. Adanya lipatan-lipatan tubuh dan batas antara daerah intra dan extra embrio semakin jelas. Membuat organ-organ embrio ayam semakin jelas terlihat.Kata kunci: embriogenensis, organogenesis, suhu optimal, 21 hari, Gallus gallus domesticus.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

best

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Immunology & microbiology Public Health

Description

Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni ...