GENTA HREDAYA: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja
Vol 7, No 1 (2023)

TRADISI MAESA-ESAAN DI MINAHASA, DALAM PERSPEKTIF BERNEGARA

Karen Alfa Pontoan (Universitas Katolik De La Salle Manado)
Ambrosius Markus Loho (Universitas Katolik De La Salle Manado)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2023

Abstract

Kehidupan bernegara tidak bisa terlepas dari sebuah negara. Negara merupakan organ statis yang di dalamnya terdapat sistem sistem, yang mana ada sebuah kehidupan yang dialami oleh persona atau individu-individu. Demikian juga diketahui bahwa negara adalah organisasi yang mendapatkan kekuasaan dari masyarakat dan telah mempunyai wilayah tertentu. Dalam sebuah negara, tentu memiliki sebuah kebijakan publik, karena sangat diperlukan untuk menanggapi aspirasi populasi yang beragam, serta menjamin pluralisme serta penghormatan terhadap hak-hak dasar setiap persona. Kita semua sepakat bahwa sebuah kebijakan publik pada dasarnya berangkat dari fondasi kebudayaan tertentu. Atau dengan kata lain, hal itu ada karena ada budaya yang dihidupi. Dalam konteks penelitian ini fondasi budaya lokal Minahasa yakni spirit maesa-esaan, menjadi patokan atau pijakan untuk mewujudkan sebuah kehidupan bernegara yang damai dan bersatu padu. Terjadi demikian, karena pada dasarnya hakikat dari kebijakan publik adalah untuk memberikan keadaan yang kondusif bagi sebuah sistem penyelenggaraan pemerintahan. Dari sini, maka tradisi atau budaya minahasa yang termaktub dalam tradisi maesa-esaan, mendapatkan tempat yang tepat untuk memperkuat sebuah peradaban-masyarakat.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

genta

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Genta Hredaya: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja hadir untuk memberi ruang bagi para penulis yang ingin mengembangkan dan menyebarkan nilai-nilai filsafat Hindu. Implementasi ajaran filsafat khususnya filsafat Hindu ini hampir setiap saat dijumpai dalam setiap ...