Tradisi majejahitan merupakan kearifan lokal yang sudah melekat dan menjadi identitas masyarakat Bali. Majejahitan kemudian menjadi tradisi yang diadaptasikan dalam pembelajaran berbasis etnopedagogi di SD Laboratorium Undiksha Singaraja. Penelitian ini memfokuskan pada permasalahan yaitu bentuk implementasi majejahitan dan implementasi aspek pengetahuan dalam majejahitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnopedagogi dan diulas melalui teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa bentuk implementasi majejahitan dalam pembelajaran di SD Laboratorium Undiksha Singaraja meliputi; 1) praktikum, 2) ekstrakurikuler, 3) piodalan sekolah, dan 4) perlombaan. Kemudian implementasi aspek pengetahuan dalam majejahitan dapat dikonstruksi dalam empat tahapan, yaitu; 1) pengetahuan faktual meliputi hapalan bentuk, nama, dan tujuan majejahitan, 2) pengetahuan konseptual, meliputi siswa dapat menghubungkan antara bentuk, fungsi, dan makna majejahitan, 3) pengetahuan prosedural, meliputi pengetahuan yang berkenaan dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menghasilkan luaran produk, yang terdiri dari syarat keterampilan, syarat sikap kooperatif, dan syarat kesucian, dan 4) pengetahuan metakognitif, meliputi kemampuan siswa untuk mengobservasi kembali, mengevaluasi hasil produk, serta dapat mengimplementasikan kemampuannya dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di masyarakat.
Copyrights © 2023