Agama Hindu sangat kaya akan tradisi dan upacara agama dengan menggunakan berbagai simbol-simbol dalam pelaksanaan keagamaanya, tradisi ngerasakin merupakan salah satu tradisi yang dilaksanakan di Desa Banyuatis. Tradisi ngerasakin merupakan bentuk upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Banyuatis yang memiliki lahan pertanian dan perkebunan sebagai rasa sukur dan bhakti kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa atas karunia dan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk menggali aspek tattwa, susila dan upacara dalam tradisi ngerasakin di Desa Banyuatis. Penelitian ini menggunakan pendekatan teologi, jenis data penelitian ini adalah data kualitatif dengan metode pengumpulan datannya ada tiga yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Aspek tattwa dalam penelitian ini dapat dilihat dari brahma tattwa yaitu pemujaan kepada Jero Sedahan. Jero Sedahan merupakan manifestasi Tuhan yang Maha Esa atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai penjaga perkebunan dan pertanian. Aspek susila dapat dilihat dari bentuk bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang merupakan untuk menjaga kehidupan yang harmonis antara penguasa Dunia. Aspek upacara dapat dilihat dari banten yang digunakan dalam upacara ngerasakin sebagai simbul bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Copyrights © 2023