PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023

FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN KEJADIAN RABIES PADA ANAK DI DESA LOMPAD BARU KECAMATAN RANOYAPO KABUPATEN MINAHASA SELATAN

Windy Patricya Stevani Lapian (Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi)
Suryadi N. N. Tatura (Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi)
Nurdjannah J. Niode (Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi)



Article Info

Publish Date
20 Dec 2023

Abstract

Rabies adalah penyakit menular akut yang disebabkan oleh infeksi virus (kelas rhabdovirus) yang menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan kelumpuhan otak serta kematian. Sebesar 98% penderita rabies di Indonesia ditularkan oleh hewan anjing yang terinfeksi virus rabies. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak di Desa Lompad Baru Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 50 Keluarga yang memiliki anak dan memelihara anjing. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang   digunakan yaitu kuisioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Analisis Multivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square pada nilai CI = 95% dan tingkat kemaknaan 5% (?= 0,05). Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak (p= 0,002), terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak (p= 0,024), tidak terdapat hubungan antara kepercayaan dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak (p= 0,090) dan tidak terdapat hubungan antara peranan petugas kesehatan dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak (p= 0,098). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p = 0,006) yang paling dominan diantara semua variabel dengan nilai Exp(B) sebesar 9.007, artinya masyarakat yang memiliki pengetahuan kurang baik memiliki resiko 9 kali lebih tinggi dibanding dengan masyarakat yang memiliki pengetahuan baik dalam tindakan penceghan kejadian rabies pada anak.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

prepotif

Publisher

Subject

Public Health

Description

PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum ...