Ampas sagu merupakan salah satu jenis limbah perkebunan yang didapatkan pada proses pengolahan tepung sagu. Pengolahan sagu akan menghasilkan pati sagu dan ampas sagu. limbah ampas sagu mempunyai serat kasar sebesar 5-38%. . Serat kasar ini sangat tinggi dan dapat diturunkan dengan cara fermentasi dengan EM4 (Effective Microorganism 4). Penelitian ini akan dilaksanakan selama 2 bulan, bertempat di Bombolayang kelurahan Tuweley dan diLaboratorium STIP Mujahidin Tolitoli dan dianalisis komponen serat kasar dan protein di laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Tadulako. Perlakuan penelitian ini yaitu P0= EM-40% (Ampas Sagu 1 Kg/0 ml EM-4), P1 = EM-45% (Ampas Sagu 1 Kg/10 ml EM-4), P2 = EM-410% (Ampas Sagu1 Kg/30 ml EM-4), P3 = EM-415% (Ampas Sagu1 Kg/50 ml EM-4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan EM4 (5%,10% dan 15%) berpengaruh meningkatkan kadar protein dan menurunkan kadar serat kasar ampas tahu. Kata Kunci : Ampas sagu, protein, serat kasar, ruminansia
Copyrights © 2022