Usahatani sebagai kegiatan sentral agribisnis padi sawah penting ditingkatkan efisiensinya demi menjaga kontinuitas produksi, kecukupan produksi, pemerataan pendistribusian beras di seluruh wilayah Indonesia. Efisiensi teknis dan harga produksi akan menjadi insentif bagi petani untuk selalu meningkatkan produktivitas usahatani. Masalah penelitian adalah: seberapa besar efisiensi agribisnis pada tingkat usahatani padi sawah, dan apakah penggunaan sarana produksi dalam usahatani berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah? Populasi penelitian adalah keluarga petani sebesar 134 kepala keluarga (kk) dan diambil 40 kk sebagai sampel dengan metode “stratified random sampling” berdasarkan luas lahan yang ada. Analisis terhadap data dengan deskriptif dan inferensia statistic dengan model regresi non linear Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial benih, jumlah tenaga kerja, pupuk urea, ponska, dan sindax berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah. Penggunaan faktor produksi benih, tenaga kerja, pupuk urea, pupuk phonska dan pestisida sindax sudah efisien, sedangkan pestisida bestox belum efisien, sehingga masih perlu ditambahkan. Kata kunci: produksi, faktor produksi, efisiensi
Copyrights © 2023