Pandemi Corona Virus Disease 2019 merupakan sebuah epidemi yang telah menyebar ke berbagai benua dan negara, dan menyerang banyak orang. Badan Pusat Statistik (BPS melakukan Survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 secara online (daring),di dapatkan respon yang paling sering dilakukan masyarakat ketika ada yang terinfeksi Corona Virus Disease 2019 adalah 45% menerapkan protokol kesehatan di lingkungan, 24% tidak ada lingkungan yang terkonfirmasi covid-19, 22% memberikan dukungan, 7% mengucilkan/stigma negatif dan 2% masyarakat tidak melakukan apa-apa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi terhadap perilaku menjalani protokol kesehatan selama pandemi covid-19. Metode penelitian ini menggunakan quasi experimental design dan nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Bataan yang pernah terconfirm Covid 19 dengan swab PCR atau antigen positif sebanyak 58 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah menggunakan proportionate random sampling. Analisa data menggunakan uji wilcoxon untuk mengidentifikasi perilaku protokol kesehatan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi pada kelompok kontrol dan intervensi, uji Mann Whitney. Hasil dari data analisis didapatkan nilai p value 0.000 yang artinya ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Ceramah Dan Demonstrasi Terhadap Perilaku Protokol Kesehatan Selama Pandemi Corona Virus Disease 19 Di Desa Bataan Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso.
Copyrights © 2022