Hernia merupakan kondisi keluarnya sebagian usus dari rongga perut hingga membentuk tonjolan yang dapat terlihat dan teraba dari luar. Prevalensi pasien hernia sebanyak 425 orang dan diperkirakan terjadi peningkatan menjadi lebih dari 500 orang. Pengobatan hernia salah satunya yaitu dengan tindakan bedah hernioraphy. Sayatan pada waktu hernioraphy menyebabkan timbulnya rasa nyeri pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami post hernioraphy dengan nyeri akut di RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan studi kasus. Subjek kasus dalam penelitian ini adalah 2 orang klien yang mengalami masalah keperawatan yang sama yaitu nyeri akut sedangkan tindakan keperawatan yang dilakukan adalah menerapkan terapi relaksasi nafas dalam dan genggam jari. Hasil studi kasus pada klien post hernioraphy yang diberikan terapi relaksasi nafas dalam dan genggam jari diperoleh data yaitu, pada klien I yang semula memiliki skala nyeri 6 setelah diberikan teknik relaksasi nafas dalam dan genggam jari berkurang menjadi skala 1. Sedangkan klien II awalnya memiliki skala nyeri 6 menurun menjadi skala 2. Kesimpulan yang didapat adalah terapi relaksasi nafas dalam dan genggam jari mampu menurunkan intensitas nyeri pada klien post hernioraphy.
Copyrights © 2022