Putusan KPU yang menggugurkan paslon Aziz-Amir pada pemilukada Kabupaten Tolitoli tahun 2010 setelah meninggalnya Cawabup Amirudin memicu kemarahan bagi para pendukungnya, hingga merusak dan membakar Kantor Pemerintahan dan Surat Suara di sejumlah lokasi. Dalam kondisi yang tidak diperhitungkan, Komisioner KPUD belum mengkomunikasikan ke bagian Sekretariat mengenai kebutuhan administratif sebagai penunjang putusan KPU, dan langkah-langkah komunikasi yang efektif dalam proses pengambilan keputusan. Tujuan penelitian untuk mengetahui daya dukung administrasi dalam pemilukada Tolitoli tahun 2010. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian historis, dimana sumber data berasal dari studi penelitian terdahulu, cerita para pelaku asli dan saksi mata terjadinya konflik pemilukada tahun 2010 silam, bukti-bukti autentik berupa arsip/dokumen KPUD, foto, surat kabar, media online, literatur, dan undang-undang/peraturan yang berlaku. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis data menurut B. Mathew Miles dan A. Michael Huberman. Hasil penelitian, daya dukung administrasi (administrative operability) pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Tolitoli tahun 2010 belum terpenuhi, ditinjau dari aspek otoritas, komitmen penyelenggara, kapabilitas, dan dukungan organisasi. Kata Kunci: Daya Dukung, Administrasi, Pemilukada Tolitoli
Copyrights © 2023