Salah satu faktor pendukung pembelajaran yang aktif dan efektif adalah siswa yang aktif atau yang biasa dikenal dengan keaktifan. Siswa yang aktif cenderung lebih antusias untuk mengikuti pembelajaran, selain itu siswa yang aktif memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkan keaktifan siswa dapat meggunakan pembelajaran kooperatif model STAD. Dimana model ini bertujuan untuk membentuk siswa kedalam beberapa kelompok yang terdiri dari 4-5 siswa heterogen, dimana setiap kelompok terdiri dari siswa yang memiliki kecerdasan tinggi, sedang dan rendah. Dimana dengan mengelompokan siswa secara heterogen ini dapat membuat siswa menjadi aktif selama kegiatan pembelajaran, hal ini dapat dibuktikan pada penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneltiti. Peneliti melaksanakan penelitian di sekolah SDN 037 Sabang kelas 3 dengan menggunakan lembar observasi sebagai Teknik pengumpulan data selama 2 siklus. Hasil dari pengolahan data pada siklus 1 menunjukan sebanyak 80,27% siswa sudah aktif mengikuti pembelajaran yang sudah termasuk kategori baik yang kemudian mengalami kenaikan sebanyak 12,24% menjadi 92,97% pada siklus ke 2 dan masuk kategori sangat baik. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran
Copyrights © 2023