Artikel ini hadir sebagai upaya memberi gambaran tentang hakekat kemodernan dan petunjuk dasar agama mengenai posisi dan peranan perempuan dalam mewujudkan keluarga ideal. Sumber data yang digunakan dalam penulisan artikel ini ialah sumber pustaka dan mengaplikasikan model penelitian library research dengan pendekatan interdisipliner. Hasil penelitian yang diperoleh secara garis besar, Pertama, perempuan dituntut untuk mampu menyelami secara cermat jalan kehidupan yang dilaluinya, setiap saat terjadi tarik-menarik antara tuntutan kemoderenan dan nilai-nilai yang harus ditaatinya sebagai manusia beragama dan berbudaya. Kedua, Melalui Alquran Allah berulangkali menjelaskan kedudukan perempuan sebagai manusia mempunyai hak seperti laki-laki. Ketiga, Islam mempersilahkan perempuan menjadi manusia modern dengan melakukan aktifitas sebagaimana manusia lain pada umumnya. Namun kepada mereka diharuskan menjaga harga dirinya, akhlaknya, martabat keperempuanannya, dan yang paling fundamental adalah kehambaannya kepada Allah Swt. Keempat, amat besar peran perempuan dalam kelangsungan hidup keluarga di setiap masanya, inilah alasan utama mengapa agama menempatkan perempuan di posisi yang teramat mulia. Kelima, lembaga keluarga pasti berhadapan dengan pengaruh modernitas. maka setiap keluarga mesti diberdayakan, mampu berperan memajukan bangsa dan negara, dan memiliki ketangguhan mengantisipasi berbagai efek negatif modernitas.
Copyrights © 2022