Artikel ini ditulis sebagai upaya dalam memposisikan diri di era antrposentrisme, freedom sebagai ciri utamanya tentu akan mempe-ngaruhi segala tindakan dalam berwirausaha. Sebagai makhluk beragama penting untuk menegakkan secara vertikal antara hidunya dengan sang pemberi hidup. Sumber data yang digunakan dalam penulisan artikel ini ialah sumber pustaka. Hasil penelitian yang diperoleh secara umum, bahwa prinsip-prinsip Manajemen Qalbu dapat bermanfaat bagi setiap pengusaha, di antaranya; Pertama, Dapat mengenal potensi-potensi positif dan negatif dalam dirinya, sehingga nilai-nilai positif atau kebaikan dalam dirinya terus dikem-bangkan sedangkan potensi negatif dapat dikendalikan atau di hindari. Kedua, Mendekatkan diri kepada Allah yang memiliki alam semesta. Ketiga, Hati menjadi sehat dan dapat menumbuhkan pikiran-pikiran positif yang berujung pada tindakan positif. Keempat, Memiliki mental yang tidak mudah goyah, yang mampu mengontrol diri dari sifat-sifat negatif sehingga mampu meminimalisir setiap tekanan, baik dari dalam maupun dari luar. Kelima, Capaian prinsip Manajemen Qalbu dalam pembentukan mental kewirausahaan.
Copyrights © 2022